Kue Keranjang Bagian Yang Tak Terpisahkan

oleh -112 views
Kue Keranjang Bagian Yang Tak Terpisahkan
Kue Keranjang Bagian Yang Tak Terpisahkan

SUARAMUDA.co.id – Kue Keranjang Bagian Yang Tak Terpisahkan. Namanya juga beragam. Ada yang menyebutnya kue bakul atau dodol cina.

Kue keranjang tak hanya ada di Indonesia. Di Singapura dan Malaysia, kue keranjang juga ada, namun tak sepopuler di Indonesia.

Kue lengket manis ini terbuat dari ketan dan gula. Di negeri asalnya, ia disebut bernama ‘Nian Gao (Nien Kau)’ atau nama lain dalam dialek Hokkian disebut ‘Thi Kue’, atau kue manis.

Di Indonesia disebut kue keranjang, karena dulunya untuk mencetak kue ini menggunakan keranjang-keranjang kecil, yang terbuat dari anyaman rotan. Sebagian lidah menyebutnya kue ranjang kependekan dari keranjang.

Dalam penyebarannya kemudian, menjadi penganan khas banyak daerah, yang punya kekhasan masing-masing. Disebut juga dengan dodol dan jenang.

Baca Juga:

Kue keranjang hanya marak menjelang dan saat Tahun Baru Imlek dan akan hilang dari pasaran setelah kemeriahan ‘lebaran’ Tionghoa berlalu.

Di dalam sekeping kue keranjang, ternyata mengandung makna yang sangat mendalam, terutama makna kebersamaan, sama persis seperti pemaknaan Dodol Betawi.

Kue keranjang merupakan produk ikatan sosial yang kuat di tengah masyarakat, Tionghoa khususnya, karena pembuatannya sedikit rumit dan sulit.

Adonan dimasak dalam kuali besar, di atas tungku kayu dengan api yang tidak terlalu besar, dan tidak pula terlau kecil. Harus dengan kayu bakar untuk mendapatkan panas api yang pas dan rasa legit dodol.

Adonan kue keranjang harus diaduk selama beberapa jam, nonstop, tidak boleh berhenti. Karena jika berhenti, tekstur yang diharapkan tidak tercapai, bahkan kue keranjang akan mengeras dan rasa tidak merata.