Pemkot Kota Bogor Larang Warganya Lakukan Takbir Keliling

oleh -58 views
Tangkapan layar akun Instagram Pemkot Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
Tangkapan layar akun Instagram Pemkot Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

SUARAMUDA.co.id – Pemerintah Kota Bogor melarang warganya lakukan takbir keliling didalam kota maupun di wilayah kecamatan dan kelurahan.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan. “Takbir pada penghujung Bulan Ramadhan hanya dibolehkan dilakukan di masjid-masjid di lingkungan permukiman warga,” kata Bima.

Perlarangan itu dapat menimbulkan kerumunan sehingga berpotensi terjadi penularan Covid-19. “Kegiatan takbir di masjid boleh dilakukan oleh jamaah, paling banyak 10 persen dari kapasitas masjid,” katanya.

Menurut Bima Arya. “Untuk Shalat Idul Fitri, Pemerintah Kota Bogor mengizinkan pelaksanaannya di masjid-masjid di lingkungan permukiman warga, tapi tidak di tempat terbuka,” katanya

“Masjid menyediakan tempat cuci tangan, menata tempat dengan menjaga jarak serta jamaahnya memakai masker dan membawa sajadah sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran Nomor 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid-19.

Melalui Surat Edaran tersebut, Menteri Agama melarang kegiatan takbir keliling pada malam penghujung Bulan Ramadhan, karena dinilai dapat mengundang keramaian dan dikhawatirkan terjadi penularan Covid-19.

Dalam Surat Edaran tersebut juga mengatur bahwa kegiatan takbir dibolehkan dilaksanakan di masjid dan mushalla, tapi dengan menerapkan protokol kesehatan dan kapasitasnya maksimal hanya 10 persen. Kegiatan takbiran di masjid dan mushalla itu bsa disiarkan secara virtual. (Bd20)

Editor: Warsono