Pelaksaan Penerimaan Peserta Didik Baru Serentak Dilakukan Diwilayah Dinas Pendidikan

oleh -86 views

SUARAMUDA.co.id,-Pelaksaan Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) serentak dilakukan diwilayah Dinas Pendidikan ( Disdik ) Kota Bogor, termasuk di Sekolah Menengah Pertama Negeri ( SMPN ) 11 yang berlokasi di Jalan Sempur Kecamatan Bogor Tengah.

Tri Susianto,S.Pd selaku Ketua Panitia PPDB SMPN 11 tahun 2021 menyampaikan, bahwa memang hari ini mulai membuka penerimaan pelaksanaan PPDB Online dan secara tatap muka dengan tetap melaksanakan secara prokes covid-19.

“Alhamdulillah pelaksanaan dihari pertama PPDB di SMPN 11 bisa berjalan lancar, hari ini adalah jalur afirmasi yang mendaftar sekitar 26 orang ditahap 1. Diperkirakan lonjakan pendaftaran akan terjadi pada hari kedua dan ketiga, dengan alokasi waktu mulai dari 23-26 Juni 2021,” ungkap Tri kepada media, Rabu ( 23/06/2021).

Lebih lanjut Tri menjelaskan, bahwa terkait kuota sama seperti tahun sebelumnya, yaitu sekitar 9 kelas dengan kapasitas sekitar 32 siswa/i setiap kelasnya dengan total 288 siswa.

“Dari keseluruhan penerimaan ini,kita bagi dalam dua tahap yaitu Tahap pertama melalui Jalur Afirmasi KETM dan ABK dengan kuota 58 siswa, jalur prestasi kejuaraan dan prestasi raport kuota 66 siswa, Nakes kuota 6 siswa dan untuk perpindahan orang tua serta maslahat guru tenaga kependidikan dengan kuota 14 siswa,” papar Tri.

Jadi kalau ditotalkan sebanyak 144 siswa dan siswi dari jalur afirmasi ditahap 1, serta 144 di jalur Zonasi yaitu tahap 2.

“Hasil dari pelaksaan PPDB tahap 1 jalur afirmasi dengan ketentuan hanya satu pilihan satu sekolah saja, akan kita umumkan pada tanggal 30 Juni mendatang secara daring melalui web PPDB Online, jika memang di tahap ini tidak lolos,maka silakan untuk mendaftar secara online melalui jalur Zonasi dengan dua pilihan sekolah ini yang dibuka pada 6 Juli bulan depan,” ujarnya.

Sebelum diakhiri, Tri menyampaikan berpesan karena situasi masih dalam menghadapi pandemi, dirinya menyarankan PPDB tetap dilakukan secara daring, cukup dengan meng-upload data-datanya melalui web yang sudah disediakan serta diverifikasi secara daring.

“Meskipun sekarang masih menggunakan cara daring semmi atau dengan kata lain meski sudah mendaftar secara online,orang tua tetap mendaftar langsung disekolah yang dituju, dan kami berharap kedepannya bisa terlaksana daring murni,” tutupnya.

( Sally )