Bupati Tasikmalaya Rapat Evaluasi

oleh -80 views

SUARAMUDA.co.id,-Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto didampingi Forkopimda menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat Wilayah Kabupaten/Kota Se -Jawa Barat melalui video conference bersama Gubernur Jawa Barat di Markas Komando Distrik Militer 0612/Tasikmalaya, Sabtu (17/07/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut sekertaris daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Mohamad Zen, Kepala Dinas Kominfo, PLT Kalak BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Kadis Sosial PMDP3A Kabupaten Tasikmalaya.

Turut hadir juga, Kepala Dinas Kesehatan Dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya dr. Heru Suharto, serta Kepala Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Asep Gunadi.

Bupati Tasikmalaya Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat, dalam video conference Gubernur Jabar menyampaikan dari evaluasi PPKM Darurat yang dimulai dari tanggal 3 sampai 15 Juli 2021 ada penurunan mobilitas penduduk 10 persen – 20 persen, dengan adanya penurunan mobilitas ini diharapkan dapat mengendalikan penyebaran Covid-19.

Kang Emil juga berharap dalam penegakan hukum pandemi Covid-19 dapat dilaksanakan secara humanis. Kabupaten Tasikmalaya sampai tanggal 11 Juli 2021 masuk dalam zona merah.

Dalam rapat evaluasi, Bupati Tasikmalaya juga berharap bahwa Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat dapat terlaksana dengan baik. Dengan tidak mengesampingkan protokol kesehatan.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di provinsi yang dipimpinnya belum memuaskan.

Oleh karenanya, Gubernur akan meningkatkan pembatasan aktivitas masyarakat, agar lonjakan kasus Covid-19 dapat segera ditekan.

“Pelaksanaan PPKM belum memuaskan. Target penurunan 30 persen, ini masih di angka 17 persen. (Oleh karena itu) akan banyak penyekatan dan penindakan, termasuk (sidang) tipiring (tindak pidana ringan) di jalan segera dilaksanakan untuk mengurangi mobilitas,” kata Ridwan Kamil dalam konferensi pers virtual seusai Vicon Rapat Komite Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah, Selasa (6/7/2021)

(M.Muhlis)