• Minggu, 22 Mei 2022

Penilik PAUD Kecamatan Pabuaran Menyanggah Soal Pemotongan Dana Insentif Pusat Jenjang Kelompok Belajar

- Selasa, 25 Januari 2022 | 23:44 WIB
Penilik PAUD Kecamatan Pabuaran (kiri), Guru Kelompok Belajar (kanan). (Foto by Aris
Penilik PAUD Kecamatan Pabuaran (kiri), Guru Kelompok Belajar (kanan). (Foto by Aris

SuaraMuda.co.id_Penilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Pabuaran Menyanggah Melakukan Pemotongan Dana Insentif Pusat Jenjang Guru Kelompok Belajar (KB) anggaran tahun 2021. Selasa (25/01/2022).

Seiring dengan disalurkannya Dana Insentif Pusat Jenjang Kelompok Bermain (KB) anggaran tahun 2021 bagi 14 Guru Kelompok Bermain (KB) di Kecamatan Pabuaran pada pekan lalu, hari Jum'at (17/01/2022) sebagaimana di jelaskan oleh Penilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Pabuaran, Sumarna, S.Pd. bahwa benar telah tersalurkan Dana Insentif Pusat Jenjang Kelompok Bermain di Kecamatan Pabuaran bagi 14 Guru KB. Dimana masing-masing menerima 200 ribu rupiah/bulan yang secara akumulatif diberikan sekaligus terhitung selama satu tahun.

" benar telah tersalurkan Dana Insentif Pusat Jenjang Kelompok Bermain di Kecamatan Pabuaran bagi 14 Guru KB sebesar 200 ribu rupiah/bulan yang diberikan akumulatif selama satu tahun yang berarti 200 ribu X 12 bulan berjumlah Rp. 2.400.000 rupiah " jelas Sumarna

Beliau pula memberikan keterangan terkait pemberitaan oleh media beritaekspos.com dan jurnalreformasi.com pada Selasa (25/01/2022). Bahwa tidak benar pemberitaan jurnalreformasinews.com yang menyebutkan adanya pemotongan oleh dirinya. Dimana dalam pemberitaan secara langsung disebutkan jabatan sebagai penilik PAUD Kecamatan Pabuaran yaitu 'dana insentif yang mereka terima tiba tiba dipotong oleh oknum Penilik Paud Pabuaran'.

" Bahwa tidak benar pemberitaan jurnalreformasinews.com yang menyebutkan adanya pemotongan oleh Penilik PAUD Pabuaran dimana hal tersebut merupakan jabatan saya " pungkasnya

Dituturkan dirinya bahwa tidak benar pemberitaan jurnalreformasinews.com dan beritaekspose.com termuat 'oknum penilik menganggarkan atau meminta kepada tiap lembaga PAUD 5 persen dari Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP)' , dimana sebenarnya tidak ada Penilik PAUD Kecamatan Pabuaran meminta kepada tiap lembaga PAUD 5 persen, perlu diketahui penilik paud bukan penerima anggaran BOP dan penilik bukan pengguna anggaran BOP.

" bahwa saya sebagai penilik tidak pernah melakukan pemotongan bahkan sampai meminta serta menganggarkan sebesar 5 persen dari BOP " Tuturnya

Dijelaskan pula bahwa dirinya sangat menyayangkan tudingan pemberitaan jurnalreformasinews.com yang menyebutkan bahwa SDM guru Kelompok Bermain (KB) Kecamatan Pabuaran tidak memenuhi untuk pembuatan surat pertanggung jawaban (SPJ) hanya lulusan Sekolah Dasar Negeri (SDN) saja, bahkan mayoritas paket. Dalam kenyataannya bahwa guru KB Kecamatan Pabuaran adalah lulusan SMA Sederajat. Tudingan ini menurutnya sangat tidak menyenangkan bagi Guru KB yang secara jelas memiliki ijazah SMA Sederajat.

" Saya menyayangkan tudingan dalam pemberitaan bahwa SDM guru Kelompok Bermain (KB) Kecamatan Pabuaran tidak memenuhi untuk pembuatan surat pertanggung jawaban (SPJ) hanya lulusan Sekolah Dasar Negeri (SDN) saja, bahkan mayoritas paket. Dalam kenyataannya bahwa guru KB Kecamatan Pabuaran adalah lulusan SMA Sederajat " Jelasnya

Halaman:

Editor: Dewa78

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X