Apa itu Cryptocurrency? Apakah Halal atau Tidak? Simak Disini!

Jumalia Khusna April 3, 2024

Cryptocurrency atau mata uang kripto adalah jenis aset digital yang menggunakan teknologi kriptografi untuk mengamankan dan memverifikasi transaksi serta mengendalikan penciptaan unit-unit baru. Sifatnya yang terdesentralisasi membuat tidak bergantung pada bank sentral atau pihak ketiga lainnya, dan dapat diakses oleh siapa saja dengan koneksi internet.

Istilah cryptocurrency sendiri berasal dari kata “crypto” yang berarti rahasia atau tersembunyi, dan “currency” yang berarti mata uang. Ini menggambarkan sifat transaksi yang dilakukan secara anonim dan terenkripsi.

Cryptocurrency didasarkan pada teknologi blockchain, yang merupakan buku besar digital yang memuat catatan transaksi dan dapat diakses oleh semua pengguna. Setiap transaksi dikonfirmasi dan dicatat dalam blockchain dengan cara yang aman dan terenkripsi.

Setiap blok dalam blockchain mengandung serangkaian transaksi, dan setiap blok yang baru ditambahkan ke blockchain memerlukan persetujuan dari jaringan pengguna untuk memastikan keabsahan transaksi.

Sebagai mata uang digital, dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti pembayaran, investasi, atau perdagangan. Beberapa yang paling populer dan berharga termasuk Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin, dan Binance Coin.

Pengertian Tentang Cryptocurrency

Salah satu kelebihan cryptocurrency adalah sifatnya yang desentralisasi dan aman. Transaksi cryptocurrency dilakukan dengan menggunakan kriptografi yang kuat, sehingga sulit dijebol oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Setiap transaksi dicatat secara publik di dalam blockchain, sehingga mudah untuk memeriksa dan melacak riwayat transaksi.

Selain itu, biaya transaksi cryptocurrency bisa lebih murah dibandingkan dengan biaya transfer melalui bank atau layanan transfer uang tradisional, terutama untuk transfer uang internasional yang memakan biaya yang cukup tinggi. Ini dapat membantu memperluas akses ke sistem keuangan untuk orang-orang yang tidak memiliki akses ke layanan keuangan tradisional.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai cryptocurrency, dari definisi hingga kelebihan dan potensi yang perlu diperhatikan. Perlu dicatat bahwa cryptocurrency masih dalam tahap pengembangan dan regulasi yang belum sepenuhnya teratur, sehingga perlu dilakukan analisis yang cermat sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam salah satu cryptocurrency tersebut.

Baca juga: Mining Bitcoin Dari Android yang Sudah Terbukti Membayar

Apa Saja Fungsi Dari Cryptocurrency yang Wajib Untuk Diketahui?

Fungsi Cryptocurrency

Fungsi Cryptocurrency dapat digunakan sebagai alat pembayaran untuk membeli barang atau jasa. Seiring dengan berkembangnya teknologi, semakin banyak toko online dan bisnis yang mulai menerima pembayaran dengan crypto. Memiliki beberapa fungsi, di antaranya:

  1. Sebagai investasi: dapat dianggap sebagai investasi yang potensial karena nilainya yang cenderung fluktuatif dan terkadang bisa sangat tinggi. Sama seperti investasi lainnya, potensi selalu ada, sehingga perlu dilakukan analisis yang cermat sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam crypto.
  2. Sebagai sarana perdagangan: juga dapat diperdagangkan di pasar kripto, yang mirip dengan pasar saham. Pedagang dapat membeli dan menjual cryptocurrency dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga.
  3. Sebagai sarana transfer uang internasional: Dengan menggunakan , seseorang dapat mentransfer uang secara internasional tanpa melalui pihak ketiga seperti bank atau lembaga keuangan lainnya. Hal ini bisa lebih efisien dan murah dibandingkan dengan menggunakan layanan transfer uang tradisional.
  4. Sebagai alat penyimpanan nilai: dapat digunakan sebagai alternatif penyimpanan nilai, seperti halnya emas atau mata uang lainnya. Namun, perlu diingat bahwa cryptocurrency bersifat digital dan memiliki potensi keamanan, sehingga perlu dilindungi dengan baik untuk menghindari kehilangan atau pengambilan tanpa sepengetahuan.

Berikut Jenis-Jenis Cryptocurrency yang Paling Ramai Digunakan Diseluruh Dunia

Jenis Jenis Cryptocurrency

Cryptocurrency adalah kelas aset digital yang berbeda-beda, dengan masing-masing memiliki ciri khas dan fungsinya sendiri. Berikut adalah beberapa jenis yang populer :

1. Bitcoin (BTC)

Bitcoin adalah cryptocurrency pertama yang diluncurkan pada tahun 2009. BTC adalah cryptocurrency paling populer dengan nilai kapitalisasi pasar tertinggi dan digunakan untuk berbagai tujuan seperti investasi, pembayaran dan perdagangan.

2. Ethereum (ETH)

Ethereum adalah cryptocurrency yang diluncurkan pada tahun 2015. ETH ini memiliki fungsinya sendiri, yaitu sebagai platform pengembangan aplikasi terdesentralisasi dan kontrak cerdas (smart contract).

3. Ripple (XRP)

Ripple adalah cryptocurrency yang dirancang khusus untuk transaksi keuangan dan pembayaran. XRP juga menyediakan jaringan pembayaran internasional yang cepat dan murah.

4. Litecoin (LTC)

Litecoin diluncurkan pada tahun 2011, memiliki banyak kesamaan dengan Bitcoin, namun memiliki kecepatan transaksi yang lebih cepat dan biaya transaksi yang lebih rendah.

5. Bitcoin Cash (BCH)

Bitcoin Cash merupakan hasil dari hard fork pada protokol Bitcoin pada tahun 2017. BCH ini menawarkan kecepatan transaksi yang lebih cepat dan biaya transaksi yang lebih rendah daripada Bitcoin.

6. Cardano (ADA)

Cardano adalah cryptocurrency yang menggabungkan teknologi blockchain dan kontrak cerdas (smart contract). ADA dirancang untuk memberikan keamanan dan privasi dalam transaksi.

7. Binance Coin (BNB)

Binance Coin adalah yang terkait dengan bursa kripto Binance. BNB digunakan untuk membayar biaya transaksi di bursa Binance dan juga dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti investasi dan pembayaran.

Itu hanya beberapa contoh dari banyak yang ada di pasar kripto. Setiap memiliki keunikan dan karakteristiknya sendiri, sehingga perlu dilakukan analisis yang cermat sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam salah satu tersebut.

Inilah Kelebihan Cryptocurrency yang Bisa Didapat Jika Dijalani dengan Baik

Kelebihan Cryptocurrency

Salah satu Desentralisasi, kelebihan utama dari cryptocurrency adalah sifatnya yang desentralisasi, artinya tidak dikendalikan oleh satu entitas atau pihak tertentu seperti bank sentral. Hal ini membuat tidak rentan terhadap pengaruh inflasi atau manipulasi oleh pihak-pihak tertentu. Berikut adalah beberapa kelebihan dari cryptocurrency :

  • Keamanan: Transaksi cryptocurrency dilakukan dengan menggunakan kriptografi yang kuat, sehingga lebih aman dan sulit untuk dijebol oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Selain itu, setiap transaksi dicatat secara publik di dalam blockchain, sehingga mudah untuk memeriksa dan melacak riwayat transaksi.
  • Efisiensi biaya: Dalam beberapa kasus, biaya transaksi cryptocurrency bisa lebih murah dibandingkan dengan biaya transfer melalui bank atau layanan transfer uang tradisional. Hal ini terutama berlaku untuk transfer uang internasional yang dapat memakan biaya yang cukup tinggi.
  • Aksesibilitas: dapat diakses oleh siapa saja dengan koneksi internet, tanpa perlu persyaratan khusus seperti memiliki rekening bank atau dokumen identitas tertentu. Ini dapat membantu memperluas akses ke sistem keuangan untuk orang-orang yang tidak memiliki akses ke layanan keuangan tradisional.
  • Potensi investasi: Nilai cenderung fluktuatif dan dapat mengalami kenaikan yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Ini memberikan peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. Namun, perlu diingat bahwa investasi juga memiliki potensi yang cukup besar.

Itu hanya beberapa contoh kelebihan dari . Meskipun demikian, perlu diingat bahwa masih dalam tahap pengembangan dan regulasi yang belum sepenuhnya teratur, sehingga juga memiliki potensi yang perlu diperhitungkan.

Apakah Cryptocurrency Terdaftar Di OJK dan Aman Untuk Digunakan?

Apakah Cryptocurrency Terdaftar Di OJK

OJK (Otoritas Jasa Keuangan) adalah lembaga pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab dalam pengawasan sektor keuangan di Indonesia, termasuk perbankan, pasar modal, asuransi, dan lembaga keuangan non-bank lainnya. Namun, tidak diatur atau diawasi langsung oleh OJK karena belum diakui sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Pada tahun 2014, Bank Indonesia mengeluarkan pernyataan bahwa mata uang virtual termasuk bukan merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia. Kemudian, pada tahun 2017, Bank Indonesia mengeluarkan peraturan yang melarang penggunaan mata uang virtual sebagai alat pembayaran di Indonesia, dan melarang bank dan penyedia jasa pembayaran lainnya untuk melakukan transaksi dengan mata uang virtual.

Walaupun dapat diperdagangkan dan dimiliki di Indonesia, namun statusnya masih belum jelas dan belum diatur secara sah oleh pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk memahami potensi yang terkait dengan investasi tersebut dan melakukan penelitian yang cermat sebelum memutuskan untuk membeli atau berinvestasi dalam cryptocurrency.

Cryptocurrency di Indonesia saat ini belum diakui sebagai alat pembayaran yang sah oleh Bank Indonesia, sehingga status hukumnya masih ambigu dan belum diatur secara sah oleh pemerintah. Pada tahun 2017, Bank Indonesia mengeluarkan peraturan yang melarang penggunaan mata uang virtual sebagai alat pembayaran di Indonesia, dan melarang bank dan penyedia jasa pembayaran lainnya untuk melakukan transaksi dengan mata uang virtual.

Namun, meskipun status hukumnya masih ambigu, penggunaan dan perdagangan di Indonesia masih tetap dapat dilakukan. Beberapa bursa cryptocurrency telah beroperasi di Indonesia, dan beberapa perusahaan juga telah menerima pembayaran dalam bentuk cryptocurrency.

Dalam rangka untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan jelas bagi pengguna cryptocurrency di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk mengatur cryptocurrency dengan lebih jelas.

Pada tahun 2018, Menteri Perdagangan Indonesia menyatakan bahwa pemerintah sedang mengkaji regulasi untuk mengatur perdagangan, dan beberapa anggota parlemen juga telah menyuarakan kebutuhan untuk mengatur dengan lebih jelas.

Sebagai investor di Indonesia, penting untuk memahami potensi dan kebijakan terkait , serta melakukan penelitian yang cermat sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam cryptocurrency.

Artikel Lainnya:

Artikel Terkait