Komisi 1 DPRD Kota Cimahi Tindaklanjuti Masalah Warga Terdampak Mega Proyek KCIC

oleh -98 views

SUARAMUDA.co.id,-Komisi 1 DPRD Kota Cimahi yang di Pimpin Hendra Saputra dari Gerindra didampingi Sobari fraksi Nasdem menerima audiensi dari LSM Commando Baros Ranger (COBRA), yang mewakili menjadi kuasa atas ahli waris yang terdampak pembangunan mega proyek Kereta Api Cepat Jakarta Bandung atau KCIC, Kamis (03/6/2021).

Pimpinan Hendra Saputra juga memanggil pihak-pihak terkait yang diantaranya Lurah Utama Neneng Mastoah sebagai penguasa wilayah, Kepala Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan dari BPN, termasuk kepala Kecamatan Cimahi Selatan namun tidak hadir.

“Hari ini saya kehadiran dari LSM Cobra, yang mana, beliau mewakili ahli waris yang terdampak pembangunan proyek KCIC. Pada intinya saya mencoba untuk membantu masalah ini, mencari solusi tinggal bagaimana prosesnya yang akan kita jalani, pertemuan hari ini tidak lengkap karena tidak ada dari pihak KCIC, PSBI, Camat, RT dan RW serta di PUPR juga ada bagian BBWS yang itu juga harus hadir”, kata Hendra.

Secara pribadi dirinya melihat permasalahan ini, menurutnya ini adalah pembebasan, karena kalau hanya sekedar kompensasi itu tidak menyelesaikan masalah, terus jika pengurugan justru problem baru yang hadir.

“Hemat saya solusi yang terbaik bukan kompensasi atau pengurugan justru pembebasan, hanya tidak mudah juga untuk melangkah kesana, mungkin untuk pertemuan berikutnya saya hadirkan selengkap-lengkapnya agar dapat satu jalan solusi untuk menyelesaikan masalah ini. Meminta kepada pendamping untuk menghadirkan semua pihak terutama pihak perusahaan”, tegasnya.

Dikatakannya juga, bahwa Pembangunan itu seharusnya sudah terprediksi dari awal.

“Yang saya anehkan sudah dibangun baru sibuk-sibuk ngurusin kompensasi, pembebasan tanah yang sebetulnya harus sudah terhitung, sangat aneh sekali sudah terbangun, sudah selesai, kok meninggalkan bekas yang tidak enak, terutama untuk para ahli waris keluarga yang terkena dampak”, ungkapnya.

Hendra berharap juga, Lurah bisa memberikan solusi pada warganya, terus pihak PUPR bagaimana untuk lokasi tersebut jangan sampai ini berkepanjangan, kalaupun diberikan kompensasi apakah akan selesai masalahnya.

“Saya pikir tidak selesai masalah itu, jadi saya harap pihak-pihak terkait bisa untuk memberikan solusi bersama-sama, kalau memang ibu lurah ada kesulitan bagaimana pihak pemerintah dapat menyelesaikannya, karena disini juga oleh Walikota Ajay dan didalam suratnya juga tercetus, beliau memberikan pembebasan, jadi saya berharap ini tugas pemerintah untuk memberikan penyelesaiannya”, ujarnya.

Dikatakannya juga, bahwa agenda selanjutnya setelah pertemuan pertama ini, dirinya dan komisi 1 akan turun kelapangan langsung untuk sidak. Anggota Dewan juga harus bisa memberikan solusi bagi masyarakat.

Baca juga:

warga-cihonje-yang-terdampak-dari-proyek-kcic-makin-prihatin/

warga-terdampak-kebanjiran-kcic-gelar-pesta-kembang-api/