Makna dan Arti Simbol Pohon Beringin Sila Ketiga Pada Pancasila

Emir Al July 1, 2024

Pancasila sebagai dasar negara bangsa Indonesia memiliki simbol yang ada di dalamnya. Terdapat lima simbol yang ada pada kelima sila. Salah satu simbol yang berada dalam Pancasila ini adalah Pohon Beringin yang merupakan lambang dari sila ke-3 dan kamu harus tahu arti simbol pohon beringin tersebut.

Sila ini berbunyi Persatuan Indonesia. Negara Indonesia yang merupakan negara kepulauan ini memang terkenal memiliki beragam ras, suku, dan agama yang membedakan suatu wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu diperlukan sebuah persatuan untuk menyatukan bangsa dari banyaknya perbedaan tersebut.

Mengenal Pengertian Nilai Dasar Pancasila dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari Lambang Pohon Beringin yang berlatar putih ini tidaklah dibuat dengan asal tapi memiliki makna tersendiri. Pohon beringin memang terkenal sebagai pohon yang besar dan selalu memiliki pesona tersendiri bagi siapapun yang melihatnya.

Hal ini menggambarkan bangsa Indonesia yang merupakan bangsa yang besar dan memiliki keragaman yang indah. Kemudian, pohon beringin juga bisa dijadikan tempat berteduh. Sama halnya seperti bangsa Indonesia yang nyaman untuk ditinggali oleh siapa pun.

Selain itu, pohon beringin juga terkenal sebagai pohon yang berumur panjang dan memiliki akar yang kuat, sehingga terus tumbuh besar. Memberi makna bahwa Indonesia juga merupakan negara yang kokoh dan akan terus tumbuh demi mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa.

Definisi Sila ke 3 Dengan Lambang Pohon Beringin

Sila ke-3 memiliki bunyi yang sangat bertentangan dengan persatuan dan kesatuan negara Indonesia. Oleh karena itu, sila ke-3 dijadikan landasan dasar bangsa Indonesia agar masyarakat Indonesia tetap utuh dan tidak ada perpecahan.

Bunyi sila ke-3 adalah “Persatuan Indonesia” yang melambangkan pohon beringin. Jika dilihat dari kondisi geografis Indonesia, Indonesia dapat dikatakan sebagai negara kepulauan. Dimana masing-masing pulau sangat berpengaruh terhadap perkembangan negara Indonesia. Tanpa bantuan dari setiap masyarakat di setiap pulau, sangat mungkin pembangunan Indonesia akan terhambat.

Adanya bantuan dari berbagai daerah akan mendukung hadirnya nilai-nilai Pancasila dalam sila ke-3. Sila ke-3 menggerakkan hati masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat sekitar lainnya yang sedang mengalami kesulitan. misalnya sila ke 3 memberikan pelajaran dalam masyarakat khususnya dalam hal gotong royong.

Persatuan dan kesatuan dalam sila ke-3 tidak hanya tentang gotong royong, tetapi Negara Kesatuan Republik Indonesia berperan dalam mengimplementasikan sila ke-3. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh negara Indonesia adalah melindungi bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Sikap dan perilaku gotong royong membuat segala sesuatunya menjadi lebih mudah dilakukan. Sama halnya ketika Indonesia merumuskan Pancasila dan ketika Indonesia menginginkan kemerdekaan. Apa jadinya jika sikap dan perilaku serta gotong royong ini tidak dilakukan dalam waktu yang lama? Setelah Indonesia tidak dijajah dan merdeka, kini saatnya para pemuda melanjutkan semangatnya dengan mengamalkan nilai-nilai sila ke-3.

Oleh karena itu, orang tua dan guru hendaknya terus memberikan pelajaran dan pengetahuan tentang Pancasila setiap hari, khususnya sila 3. Dari sila ketiga inilah anak-anak dan orang dewasa akan mengetahui bahwa sesama bangsa Indonesia perlu berperan dalam pembangunan negara Indonesia.

Baca Juga: Arti Effort Dalam Bahasa Gaul dan Percintaan yang Kini Populer

Berikut Gambaran Bentuk Dari Simbol Sila ke-3 dan Penjelasannya

Berikut Bentuk Dari Simbol Sila ke-3 dan Penjelasannya

Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah mengetahui bahwa sila ke-3 ini memiliki lambang pohon beringin besar dengan warna dasar putih. Lalu apa makna yang terkandung dalam simbol sila ke-3 tersebut? Di bawah ini akan dijelaskan tentang arti simbol pohon beringin pada sila ke-3.

1. Pohon Beringin Besar

Pada umumnya pohon beringin tumbuh sangat besar dibandingkan dengan pohon lainnya. Pohon beringin besar ini memberikan keindahan dan keistimewaan bagi yang melihatnya. Dengan kata lain arti simbol pohon beringin pada sila ke-3 ini berarti bangsa dan negara Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang memiliki keragaman budaya yang sangat indah dan istimewa untuk dipamerkan.

Selain itu, pohon beringin yang besar sangat bermanfaat sebagai tempat berteduh. Saat berteduh tubuh kita akan terasa nyaman dan sejuk sehingga kita ingin kembali berteduh di bawah pohon beringin. Begitu pula dengan masyarakat Indonesia yang sedang berada di luar negeri pasti akan merindukan kampung halamannya yang damai dan nyaman di Indonesia.

2. Terdapat Akar Tunggang Pohon Beringin

Akar merupakan bagian dari tumbuhan yang fungsinya untuk menopang tumbuhan. Semakin besar pohon tumbuh, semakin kuat akarnya. Begitu juga dengan pohon beringin yang akarnya kuat dan kokoh karena harus menopang pohon beringin yang besar. Akar tunggang yang kuat ini akan membuat pohon beringin tumbuh lebih panjang.

Oleh karena itu, arti dari simbol pohon beringin sila ke-3 mengandung arti bahwa bangsa Indonesia harus bergotong royong menjaga persatuan agar negara Indonesia dapat berkembang lebih besar dan mampu bersaing dengan negara lain. Selain itu, dengan persatuan dan kesatuan maka keutuhan negara Indonesia dapat terjaga dengan baik.

3. Akar Pohon Beringin yang Menjalar

Selain memiliki akar tunggang, pohon beringin juga memiliki akar yang menjalar. Uniknya, akar yang merambat pada pohon beringin ini bisa menjalar ke berbagai arah. Akar menjalar ini sangat membantu dalam proses pertumbuhan yang dialami oleh pohon beringin.

Hal ini tidak terlepas dari fungsi akarnya yang menjalar yaitu menyerap udara dan udara. Semakin banyak udara dan udara yang terserap ke dalam pohon beringin, maka pohon beringin akan tumbuh semakin besar.

Oleh karena itu, akar yang menjalar pada sila ke-3 bermakna kebhinekaan Indonesia yang dapat mempererat dan mempersatukan bangsa Indonesia. Dengan kata lain, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, kita harus saling menjaga dan menjaga kebhinekaan Indonesia.

4. Warna Dasar Putih

Pada sila ke 3 terdapat warna dasar putih yang membuat simbol pohon beringin semakin indah. Dengan kata lain, warna putih pada simbol ini tidak berbenturan dengan warna lain.

Tidak hanya pohon beringin yang memiliki arti, warna dasar putih pada pohon beringin juga memiliki warna. Warna dasar putih simbol sila ke-3 melambangkan kesucian, kejujuran dan kesucian. Hal ketiga sangat erat kaitannya dengan harapan masyarakat Indonesia.

Apa Saja Bentuk Penerapan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Apa Saja Bentuk Penerapan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Setelah membahas nilai-nilai pada sila ke-3, belum lengkap rasanya jika belum membahas perilaku yang mencerminkan sila ke-3. Di bawah ini akan dijelaskan contoh perilaku yang mencerminkan sila ke-3.

1. Belajar yang Giat Agar Orang Tua Merasa Bangga

Sudah selayaknya siswa rajin belajar agar ilmunya bertambah sehingga kecerdasannya bertambah. Kegiatan rajin belajar ini merupakan salah satu perilaku yang mencerminkan sila ke-3.

2. Berpartisipasi Dalam Kegiatan Gotong Royong

Dalam membangun sesuatu pasti akan mudah jika dilakukan bersama-sama tanpa harus melihat latar belakang siapa yang membantu. Untuk melakukan gotong royong dapat dimulai dari lingkungan masyarakat terdekat.

3. Selalu Menjaga Kedamaian Dalam Masyarakat

Lingkungan masyarakat yang damai akan membuat lingkungan lebih nyaman untuk kita huni. Oleh karena itu, sebagai bangsa Indonesia kita harus menjaga kerukunan dan kedamaian dalam masyarakat.

4. Hormati Yang Tua dan Hargai Yang Muda

Sebagai seorang anak atau seseorang yang lebih muda dari yang lain, hormatilah orang tua Kamu. Dengan rasa hormat itu, orang tua akan memberikan rasa hormat kepada anak atau orang yang lebih muda. Sehingga keharmonisan antargenerasi akan tetap terjaga.

5. Menjaga keutuhan bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan. Maka menjaga keutuhan bahasa Indonesia merupakan bentuk yang mencerminkan sila ke-3. Untuk menjaga keutuhan bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan mempelajari bahasa Indonesia secara mendalam.

Artikel Lainnya:

Artikel Terkait