Inilah Hewan yang Hidup Diair Asin, Payau dan Tawar

Emir Al July 1, 2024

Hewan yang hidup diair atau yang disebut dengan hewan akuatik adalah hewan yang hidup dan berkembang biak di dalam air. Kelompok hewan ini dapat ditemukan di berbagai jenis air seperti air tawar, air payau, dan air laut.

Hewan akuatik dapat memiliki berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari plankton yang sangat kecil hingga paus yang sangat besar. Beberapa contoh hewan akuatik yang dikenal antara lain ikan, lumba-lumba, paus, gurita, cumi-cumi, kepiting, udang, lobster, siput air, kura-kura air, dan sebagainya.

Kebanyakan hewan akuatik memiliki adaptasi khusus untuk hidup di air seperti sirip, insang, dan kulit yang dapat menahan air. Beberapa hewan juga memiliki kemampuan untuk berenang dengan cepat atau mengubah warna tubuhnya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.

Hewan akuatik memiliki peran penting dalam ekosistem air. Mereka dapat menjadi semua mangsa, membantu menjaga keseimbangan lingkungan dan menjadi sumber pangan bagi manusia. Yuk, simak informasi dan pengetahuan mengenai hewan yang hidup di air berikut ini.

Berikut Spesies Atau Jenis Hewan yang Hidup Diair

Berikut ini adalah beberapa jenis hewan yang hidup di air beserta ciri-ciri dan cara hidupnya:

  1. Ikan sirip dan ekor untuk berenang, insang untuk bernapas, dan bersisik. Ikan dapat hidup di berbagai jenis air, baik air tawar maupun air laut.
  2. Kepiting memiliki cangkang keras dan kaki-kaki yang panjang. Kepiting biasanya hidup di daerah pantai dan lautan dangkal.
  3. Lobster hewan yang mirip dengan kepiting, tetapi lebih besar. Lobster hidup di dasar laut dan biasanya diambil oleh nelayan sebagai bahan makanan.
  4. Ubur-ubur hidup di air dan memiliki ciri-ciri seperti tubuh bening dan berbentuk seperti payung. Ubur-ubur biasanya hidup di laut dan makanan utamanya adalah plankton.
  5. Kuda laut ciri-ciri seperti tubuh yang pipih, ekor yang memanjang, dan memiliki sirip. Kuda laut hidup di berbagai jenis air dan makanan utamanya adalah plankton dan krustasea.
  6. Garamadu tubuh yang panjang dan tipis, serta sirip yang panjang. Garamadu hidup di laut dan makanan utamanya adalah ikan kecil dan krustasea.
  7. Lumba-lumba hidung yang panjang, dan gigi tajam. Lumba-lumba hidup di laut dan makanan utamanya adalah ikan.
  8. Paus tubuh yang besar dan sirip yang kecil. Paus hidup di laut dan makanan utamanya adalah krustasea dan ikan kecil.
  9. Hiu tubuh yang panjang dan sirip yang besar. Hiu hidup di laut dan makanan utamanya adalah ikan dan mamalia laut kecil.
  10. Belut badan yang panjang dan licin. Belut hidup di air tawar dan makanan utamanya adalah ikan kecil dan krustasea.

Baca juga: Cara Cek BPOM Kosmetik & Makanan Online Www.pom.go.id

Apa Saja Peran Penting Bagi Setiap Hewan yang Hidup Diair?

Hewan Yang Hidup Diair

Hewan yang hidup di air memiliki peran penting dalam ekosistem air. Mereka berperan sebagai pemangsa dan mangsa dalam rantai makanan. Beberapa hewan seperti ikan dan kepiting juga diambil manusia sebagai sumber pangan, sedangkan beberapa hewan lain seperti paus dan hiu dilindungi karena jumlahnya yang semakin berkurang.

Selain itu, hewan yang hidup di air juga berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem air. Mereka membantu dalam mengontrol jumlah hewan-hewan lain yang hidup di air, sehingga mencegah terjadinya overpopulasi yang dapat merusak ekosistem air.

Melindungi lingkungan air dan menjaga kualitasnya sangat penting untuk keberlangsungan hidup hewan yang hidup di dalamnya.

Dalam ilmu pengetahuan, studi tentang hewan yang hidup di air disebut sebagai ilmu biologi perairan atau hidrobiologi. Ilmu ini mempelajari berbagai aspek kehidupan hewan yang hidup di air, seperti morfologi, fisiologi, perilaku, ekologi, dan banyak lagi.

Dalam kesimpulannya, hewan yang hidup di air sangat beragam dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem air. Karena itu, menjaga lingkungan air dan mencegah pencemaran air sangatlah penting untuk keberlangsungan hidup hewan yang hidup di dalamnya.

1. Contoh Hewan yang Hidup Diair Asin/Laut

Contoh Hewan yang Hidup Diair Asin/Laut

Hewan yang hidup di air asin atau laut dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, berikut ini adalah penjelasannya :

  1. Ikan : memiliki berbagai ukuran dan bentuk tubuh yang berbeda-beda. Mereka bernapas menggunakan insang dan menggunakan sirip untuk berenang di dalam air. Ikan memiliki peran penting dalam ekosistem laut, seperti sebagai makanan bagi hewan pemakan lainnya.
  2. Kepiting: Kepiting merupakan hewan yang hidup di dasar laut dan memiliki ciri khas yaitu memiliki cangkang keras dan berkaki sepuluh. Mereka hidup di sekitar karang dan memakan plankton, ikan kecil, atau bahkan bangkai.
  3. Ubur-ubur: Mereka biasanya hidup di laut dangkal atau perairan pantai. Ubur-ubur memiliki peran penting dalam rantai makanan laut, karena mereka memakan plankton dan ikan kecil, dan menjadi makanan bagi hewan pemakan lainnya.
  4. Teripang: timun laut adalah hewan yang hidup di dasar laut dan memiliki bentuk seperti mentimun. Teripang juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi sebagai bahan makanan dan obat-obatan.
  5. Kuda laut: hewan memiliki bentuk tubuh yang khas seperti kuda. Mereka hidup di sekitar karang dan rumput laut, dan memakan plankton dan krustasea kecil. mereka menjadi makanan bagi hewan pemakan lainnya.
  6. Paus: mamalia yang hidup di laut dan merupakan hewan yang dilindungi karena jumlahnya semakin berkurang. Mereka hidup di laut dalam dan sering ditemukan di berbagai wilayah laut di dunia.

Itulah beberapa kelompok hewan yang hidup di air asin atau laut beserta penjelasannya. Semua hewan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan menjaga keberlangsungan hidupnya serta hewan-hewan lainnya di dalam laut.

Baca juga: Apa itu Anxiety? Berikut Penyebab dan Cara Mengatasi

2. Jenis Hewan yang Hidup Diair Tawar

Jenis Hewan yang Hidup Diair Tawar

Hewan yang hidup di air tawar adalah hewan yang tinggal dan berkembang biak di dalam air tawar seperti sungai, danau, rawa, dan lain-lain. Hewan air tawar memiliki peran penting dalam ekosistem air tawar, termasuk sebagai mangsa bagi pemakan, pengurai limbah organik, dan sumber pangan bagi manusia.

Namun, lingkungan air tawar terus mengalami ancaman dari perubahan iklim, polusi, dan perusakan habitat yang dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem air tawar.. Hewan-hewan yang hidup di air tawar dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori, di antaranya adalah:

  1. Ikan yang paling umum ditemukan. Ikan memiliki tulang belakang dan insang untuk bernapas di air. Mereka dapat ditemukan di sungai, danau, dan rawa-rawa di seluruh dunia. Ikan dapat dibedakan berdasarkan ukuran, bentuk, warna, dan perilaku.
  2. Amfibi hewan yang hidup di air dan di darat. Mereka mengalami tahap metamorfosis dari berudu menjadi dewasa dan dapat bernapas dengan insang dan paru-paru. Contohnya adalah katak, salamander, dan kodok.
  3. Reptil meliputi kura-kura dan ular air. Kura-kura air adalah hewan yang memiliki tempurung dan dapat bernapas dengan paru-paru. Ular air seperti ular air bersisik, ular air hitam, dan ular air hijau hidup di air tawar dan memiliki kemampuan untuk menyelam.
  4. Moluska seperti siput air, keong air, dan tiram air hidup di sungai, danau, dan rawa-rawa. Mereka memiliki tubuh berlendir dan cangkang yang melindungi tubuhnya.
  5. Krustasea udang air tawar, kepiting air tawar, dan lobster air tawar hidup di air tawar dan kadang-kadang di daerah yang mempunyai air tawar yang dihargai seperti sungai atau danau. Mereka memiliki cangkang yang keras dan dapat bernapas dengan insang.
  6. Plankton hewan mikroskopis yang hidup di air tawar. Mereka bergerak melalui arus air dan menjadi makanan bagi hewan-hewan yang lebih besar. Plankton terdiri dari dua jenis, yaitu fitoplankton (yang menghasilkan oksigen melalui fotosintesis) dan zooplankton (yang memakan fitoplankton).

3. Hewan Air Payau

Hewan Air Payau

Binatang yang hidup di air payau adalah hewan yang tinggal dan berkembang biak di perairan yang memiliki kadar garam yang lebih rendah dari air laut, tetapi lebih tinggi dari air tawar

Air payau memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, seperti sebagai sumber pangan dan mata pencaharian. Namun, lingkungan air payau terus mengalami ancaman dari perubahan iklim, polusi, dan perusakan habitat yang dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem air payau.

Berikut contoh hewan air payau:

  • Ikan buntal (Tetraodontidae)

adalah salah satu jenis ikan laut yang memiliki bentuk tubuh yang unik dan menarik. Ikan buntal dikenal dengan ciri khasnya yaitu memiliki kemampuan untuk membesarkan diri atau mengembang jika merasa terancam atau terganggu, sehingga tubuhnya menjadi berbentuk seperti bola yang sulit dimakan oleh pemakan.

Ikan buntal juga memiliki kulit yang dilindungi oleh duri-duri beracun, sehingga mereka dapat mengkhawatirkan manusia jika tidak diolah dengan benar sebelum dikonsumsi.

Hewan ini bisa ditemukan di perairan laut tropis dan subtropis, terutama di perairan Indo-Pasifik seperti Indonesia, Filipina, Jepang, dan sebagian besar wilayah Asia Tenggara. Mereka biasanya hidup di terumbu karang, laguna, dan perairan berlumpur dangkal. Ikan buntal termasuk ikan karnivora yang memakan berbagai jenis makanan seperti udang, kepiting, dan ikan kecil.

  • Ikan Archerfish

Ikan Archerfish (Toxotes) adalah jenis ikan air tawar yang berasal dari wilayah Asia Tenggara dan Australia. Nama ikan ini berasal dari kebiasaannya menembakkan air melalui mulutnya untuk menangkap mangsa seperti serangga dan laba-laba yang berada di atas permukaan air.

Ikan Archerfish umumnya merupakan ikan hias yang populer di kalangan para penghobi ikan. Selain keunikan menembakkan air, ikan ini juga memiliki kepribadian yang unik dan mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Meskipun demikian, sebaiknya ikan Archerfish hanya dipelihara oleh orang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup tentang cara merawat dan mengurusnya dengan baik.

Baca juga: Contoh Cerpen Singkat Terbaik (Tema Bebas) Beserta Unsurnya

Kesimpulan

Namun, perlu diingat bahwa beberapa spesies hewan akuatik terancam punah akibat dari kerusakan lingkungan seperti perubahan iklim, polusi, dan perusakan habitat. Oleh karena itu, perlindungan dan konservasi hewan akuatik menjadi penting untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem air dan keberlangsungan hidup manusia.

Artikel Terkait