Pemkot Cimahi Memulai Penyuntikan Vaksin Covid-19, Plt Wali Kota Masyarakat Tak Perlu Takut dan Ragu

oleh -456 views

SUARAMUDA.co.id – Pemkot Cimahi Memulai Penyuntikan Vaksin Covid-19, Plt Wali Kota Masyarakat Tak Perlu Takut dan Ragu. Kegiatan perdana pada Kamis (14/1/2021) ini terlebih dahulu dilakukan secara simbolis terhadap 10 orang di Puskesmas Cimahi Tengah.

Dari 10 orang tersebut terdiri dari Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota CImahi yaitu Ketua DPRD Kota Cimahi, Kapolres Cimahi, Dandim 0609/Cimahi, Kajari Cimahi, beserta perwakilan MUI Kota Cimahi dan perwakilan organisasi profesi kesehatan se-Kota Cimahi (IDI, IBI, PPNI dan lain sebagainya).

Sebagaimana telah ditunjukkan pada kegiatan simulasi pemberian vaksin yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Rabu (13/1) di tempat yang sama, dalam kegiatan tersebut, tergambarkan bahwa Plt. Wali Kota bersama unsur Forkopimda selaku penerima vaksin diarahkan melalui empat meja yang sudah disiapkan, yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri dari mulai registrasi ulang, proses screening, pemberian vaksin hingga mendapatkan kartu vaksin Covid-19.

Durasi yang diperlukan untuk proses penyuntikan vaksin dari mulai pendaftaran ulang hingga pengeluaran kartu vaksin Covid-19 juga tidak terlalu jauh dari proses simulasi yang telah dilakukan sebelumnya, yaitu sekitar 30 menit untuk satu orang.

“Pada hari ini saya melaksanakan vaksinasi yang pertama kali di kota Cimahi bersama Forkompimda. Awalnya sih ada perasaan was-was yah. Lalu 30 menit setelah divaksin ada rasa ngantuk, tapi saya yakin tidak apa-apa lah semuanya kami serahkan kepada Allah SWT karena semuanya itu untuk kebaikan dan demi keselamatan kita bersama,”ujar Plt. Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat ditemui usai kegiatan penyuntikan vaksin, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga Lainnya:

Dikatakan Ngatiyana, warga masyarakat Cimahi tidak perlu takut dan ragu untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 ini karena produk vaksin yang dipergunakan sudah melalui proses pengujian dan pengetesan yang panjang oleh BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) RI. Khusus untuk yang beragama Islam, tidak perlu ragu akan kehalalannya karena sudah dinyatakan halal oleh MUI.

“Jadi saya himbau kepada seluruh masyarakat nanti apabila sudah mendapatkan giliran vaksin, tidak perlu takut, tidak perlu ragu karena vaksin ini sudah dinyatakan aman dan halal oleh BPOM dan MUI. Ini untuk keselamatan kita, ngak usah mendengarkan suara-suara yang lain bahwa vaksin vaksin ini begini dan begitu. Kita percaya kepada para tenaga medis, tenaga dokter dan lainnya. Kita laksanakan ini bersama-sama,” tegas Ngatiyana.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menyebutkan setelah 10 orang unsur Forkopimda, penyuntikan vaksin akan dilanjutkan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang sudah terdaftar sebelumnya. Pelaksanaan penyuntikan dilakukan dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada Kamis (14/1) dan selanjutnya tahap kedua dilaksanakan 14 hari setelah penyuntikan tahap pertama.